20 Contoh Alat Musik Ritmis: Pengertian, Fungsi dan Jenis

Alat Musik Ritmis – Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bermain musik dapat meningkatkan kemampuan kognitif manusia.

Hal ini berkat bermain alat musik yang melatih manusia untuk bisa fokus dan melatih otak untuk terus berpikir.

Studi lain menemukan bahwa mereka yang memainkan musik yang paling kompleks memiliki ingatan yang lebih akurat daripada mereka yang memainkan musik yang tidak terlalu rumit.

Pasalnya, semakin mudah sesuatu dipelajari, maka akan semakin cepat diturunkan dan diserap oleh otak seseorang.

Memutar musik juga membantu orang rileks dan menghilangkan stres, yang dapat berdampak positif pada kesehatan secara keseluruhan.

Banyak orang tua yang mendukung bakat musik anak-anak mereka dengan mendaftar untuk pelajaran bermain piano, biola atau alat musik lainnya.

Singkatnya, kemampuan memainkan alat musik memiliki peran penting dalam membantu perkembangan anak.

Bermain musik dapat membantu anak-anak mempelajari akord dan melodi baru, mengembangkan keterampilan koordinasi dan pengaturan waktu, serta meningkatkan keterampilan komunikasi dan sosial mereka.

Musisi sering memiliki basis dukungan yang kuat dari keluarga dan teman, yang dapat membuat mereka merasa dihargai dan didukung.

Jika anda tertarik untuk mempelajari cara memainkan alat musik, penting untuk memahami dasar-dasarnya terlebih dahulu.

Ada begitu banyak jenis alat musik yang bisa anda pelajari, masing-masing dengan bentuk dan cara memainkannya sendiri.

Anda bisa memulainya dengan mempelajari konsep dasar alat musik tersebut, seperti cara memegangnya, menyetelnya dan memainkannya.

Dasar-dasar ini akan membantu anda mengembangkan keterampilan dan meningkatkan kemampuan bermain anda.

Lalu, apa itu alat musik ritmis? Simak penjelasan dibawah ini.

Pengertian Alat Musik Ritmis

Alat musik ritmis adalah alat musik yang dapat dimainkan sebagai pengiring irama musik dan tempo sebuah lagu. Kebanyakan alat musik ini tidak bisa membunyikan sebuah nada tertentu.

Hal ini karena alat musik ritmis tidak dapat menghasilkan suara sendiri, hanya menghasilkan ketukan yang dapat didengar oleh orang lain.

Akibatnya, instrumen tanpa nada ini biasanya memiliki bentuk yang sederhana dan tidak memiliki banyak tombol atau bagian khusus untuk mengatur nada.

Jadi, saat memainkan alat musik ritmis, anda perlu memperhatikan ketukan dan menggunakan jari dan tangan anda untuk memainkannya.

Alat musik ritmis memiliki bentuk dan cara bermain yang berbeda-beda, yaitu dapat mengeluarkan bunyi ketika dipukul, digoyang, atau digosok.

Beberapa alat musik ritmis bahkan dapat mengeluarkan suara ketika dimainkan bersamaan dengan lagu.

Jenis alat musik yang paling umum adalah gendang, yang biasanya dimainkan dengan tangan atau menggunakan tongkat. Ada juga jenis instrumen lain, seperti kecapi dan harpsichord.

Semua jenis instrumen yang berbeda ini memiliki suara yang unik dan dapat digunakan dalam berbagai gaya musik.

Alat musik ritmis seperti Drum atau Cajon dapat membuat sebuah lagu lebih enak didengar daripada hanya menggunakan Gitar atau Piano.

Begitu juga dalam musik tradisional, terdapat berbagai alat musik ritmis yang juga berfungsi menghasilkan nada-nada melodi. Drum dan cajon adalah dua contoh bagus dari instrumen semacam itu.

Instrumen-instrumen ini menghadirkan soundscape yang berbeda yang dapat melengkapi Alat Musik harmonik lainnya.

Fungsi Alat Musik Ritmis

Alat musik ritmis digunakan untuk mengatur tempo lagu.

Mereka dapat membuat suara dengan berbagai cara, seperti dengan memukul, menggoyangkan atau menggosok.

Alat musik ini juga mempunyai berbagai fungsi, diantaranya:

1. Pengiring Lagu

Dalam pertunjukan band, biasanya tidak hanya dilengkapi dengan keyboard dan gitar tetapi juga drum.

Gitar dan keyboard dikategorikan sebagai alat musik melodis, sedangkan drum adalah salah satu alat musik ritmis yang paling populer.

Dalam hal menciptakan harmonisasi yang menyenangkan, alat musik berirama dapat sangat membantu.

Misalnya, dalam pertunjukan orkestra atau band, memainkan melodi hanya dengan instrumen harmonik bisa jadi sulit.

Namun, hanya mengandalkan alat musik melodis sebenarnya mungkin hasilnya akan kurang menarik dibandingkan jika dua atau lebih alat musik ritmis digunakan bersama-sama.

2. Mengatur Tempo

Dalam musik, tempo adalah kecepatan nada. Artinya tempo yang tepat akan mempengaruhi kenyamanan pendengar.

Untuk menciptakan suara yang lebih harmonis, penting untuk memiliki tempo yang nyaman untuk semua orang.

Baca :  Tari Saman: Sejarah, Pengertian, Pola Lantai dan Contoh

Instrumen yang bersuara ritmis dapat membantu mengatur tempo, yang pada gilirannya akan membuat musik terdengar lebih harmonis.

Begitupun dengan alat musik ritmis yang digunakan untuk mengiringi seni tari.

Gerakan tari sangat dipengaruhi oleh ketukan pada musik pengiringnya, sehingga alat musik ritmis perlu disesuaikan agar tempo musik tari dapat disesuaikan dengan gerakannya.

3. Sebagai Tanda untuk Pemain Musik

Ada beberapa hal yang membantu musisi atau komposer untuk membuat lagu.

Yang paling umum adalah intro, yang merupakan bagian pembuka dari lagu. Ini dapat dimainkan pada alat musik seperti harpsichord atau seruling.

Ini memberikan kesempatan bagi musisi atau komposer untuk merasa nyaman dengan musik mereka dan mulai menciptakan tema dasar dan melodi yang akan membentuk sisa lagu.

Selain itu, ada juga verse yang merupakan pendahuluan sebelum masuk ke inti lagi dan chorus.

Kedua bagian lagu ini perlu dicocokkan dengan baik dalam hal ritme dan melodi sehingga terdengar bersama-sama seperti satu kesatuan.

4. Menyempurnakan Sebuah Instrumen

Untuk menghasilkan harmoni yang sempurna dalam sebuah orkestra, biasanya digunakan berbagai jenis alat musik. Alat musik ritmis dimainkan sebagai pembawa keseimbangan.

Dalam orkestra, ada berbagai jenis instrumen perkusi seperti drum, terompet, dan trombon.

Ada juga berbagai jenis biola dan cello, yang memainkan bagian yang berbeda dalam sebuah simfoni.

Selain instrumen ini, pemain harus menggunakan suara lain untuk menciptakan nada atau ritme yang sempurna.

5. Sebagai Koreografi

Penari menggunakan alat musik berirama untuk memberi sinyal perubahan gerakan bagi penari.

Misalnya, dari satu gerakan ke gerakan lain, transisi biasanya disertai dengan permainan kendang.

Kendang dimainkan dengan tempo cepat, terutama untuk menunjukkan perbedaan ketukan antara satu gerakan dengan gerakan lainnya.

Hal ini memungkinkan penari untuk lebih jelas melihat perbedaan fisik antara gerakan dan memudahkan mereka untuk koreografi tarian mereka.

Jenis dan Contoh Alat Musik Ritmis Beserta Gambar

1. Kendang

Alat Musik Kendang

Kendang adalah alat musik ritmis yang digunakan dalam gamelan Jawa untuk mengatur irama.

Dimainkan dengan cara memukulkan tangan pada kulit yang terentang, dan beberapa jenis kendang adalah ketipung atau kendang kecil, kendang ciblon/kebar atau kendang sedang.

2. Tifa

Alat Musik Tifa

Tifa merupakan alat musik ritmis yang berasal dari Indonesia Timur dan telah menjadi identitas bagi masyarakat Maluku dan Papua.

Ini adalah alat musik tradisional yang digunakan di wilayah tersebut untuk upacara keagamaan dan pertunjukan.

Suara alat musik Tifa biasanya lebih ringan dari Kendang, sehingga sangat cocok bagi penduduk daerah ini yang ingin menikmati musik tanpa harus khawatir dengan beratnya.

Tifa dari Papua dan Maluku memiliki ukiran badan yang berbeda.

Di Papua, badan biasanya dihiasi dengan pola lingkaran dan segitiga, sedangkan di Maluku, badan tidak dihiasi sama sekali.

Namun, perbedaan utama antara kedua jenis Tifa ini adalah di Papua, tali di bagian samping badan digunakan untuk menghasilkan suara yang keras, yang dapat didengar bahkan jika anda berada jauh dari Tifa.

Namun di Maluku, tidak ada tali di bagian samping bodi dan malah memiliki lubang di mana anda dapat meletakkan tangan anda untuk menghasilkan suara yang diperkuat.

3. Gandrang

Alat Musik Gandrang

Gandrang dapat digunakan sebagai pengiring alat musik lain atau dapat dimainkan secara solo.

Ini biasanya digunakan dalam musik dan tarian, tetapi juga dapat digunakan untuk peperangan atau pemakaman.

Gandrang adalah sejenis alat musik ritmis perkusi yang bentuknya mirip gendang dan tifa, namun biasanya lebih besar. Bentuknya tabung silinder dan bagian yang dipukul biasanya terbuat dari kulit kambing.

Alat musik ritmis ini sering dimainkan bersama dengan alat musik lainnya, terutama pui’-pui’ yang merupakan alat musik tiup.

4. Marakas

Alat Musik Marakas

Marakas adalah instrumen tradisional yang digunakan di Kuba dan negara-negara Amerika Latin lainnya.

Mereka berbentuk bulat dengan bagian dalam sebagian besar terbuat dari biji kosong dan labu atau kayu kering.

Untuk memudahkan dalam memainkannya, Maracas juga memiliki gagang kayu yang digunakan untuk menggenggam.

Di Indonesia, Marakas dimainkan dalam beberapa pertunjukan Betawi, seperti pertunjukan Wayang Dermuluk atau pertunjukan musik orkestra Samrah.

Dalam masyarakat tradisional di luar negeri, terutama di Afrika dan beberapa negara di Amerika Latin, Maracas digunakan dalam ritual adat tertentu.

Tujuan dari pertunjukan ini adalah untuk membawa keberuntungan dan perlindungan dari roh jahat.

5. Gong

Alat Musik Gong

Gong adalah alat musik ritmis tradisional yang banyak ditemukan dalam pertunjukan kesenian Melayu dan digunakan dalam alat musik Gamelan Jawa.

Gong berbentuk bulat seperti piringan yang dimainkan dengan cara dipukul.

Baca :  Tari Piring: Pengertian serta 6 Pola Lantai Lengkap

Alat musik ritmis ini memiliki nada yang keras dan terbuat dari logam yang menyatu, yang dapat dikikis tipis untuk menghasilkan suara yang lebih keras.

Gong adalah alat musik tradisional Melayu yang sering dimainkan sebagai pengiring pertunjukan seni atau teater.

Meskipun bukan instrumen paling kuat di dunia, suaranya yang keras bisa sangat membantu dalam berbagai cara.

Di masa lalu, Gong digunakan sebagai sarana untuk memberi tahu anggota masyarakat tentang peristiwa berita penting.

Dengan memainkan Gong dengan keras, itu bisa membuat orang tahu di mana dan kapan acara tertentu sedang berlangsung.

6. Triangle

Alat Musik Triangle

Triangle adalah jenis alat musik ritmis kuno yang mulai digunakan pada masa klasik. Itu terbuat dari logam dan bentuknya berbeda, dengan beberapa dibuat dalam bentuk segitiga sama sisi dan yang lain dengan sisi-sisi yang terhubung.

Suara triangle dapat dihasilkan dengan cara dipukul dengan tongkat khusus, yang bentuknya berbeda-beda tergantung cara memainkannya.

Triangle adalah alat musik yang umum digunakan dalam orkestra Indonesia.

Triangle biasa digunakan sebagai salah satu alat musik dalam alat musik Keroncong Tugu masyarakat Betawi.

Alat musik ritmis ini dibawa oleh Belanda ke Batavia pada zaman dahulu dan menjadi populer di kalangan masyarakat disana.

7. Tamborin

Alat Musik Tamborin

Tamborin adalah alat musik ritmis yang dimainkan dengan cara dipukul dan digoyang-goyangkan.

Tamborin menghasilkan suara gemeretak yang dapat dikombinasikan dengan suara ketukan.

Tamborin terbuat dari bingkai kayu bulat yang dilengkapi dengan membran pelapis kulit sapi atau plastik.

Tamborin memiliki beberapa kerincingan logam kecil di sekitar bingkainya yang akan membuat suara berderak saat instrumen diguncang.

8. Drum

Alat Musik Drum

Drum adalah alat musik ritmis modern yang bentuknya mirip dengan alat musik perkusi tradisional di Indonesia.

Alat musik ini memiliki bentuk tabung seperti gendang, namun pada bagian luarnya menggunakan bahan plastik sintetis.

Biasanya drum tidak hanya tunggal, tetapi juga terdiri dari paket alat-alat dengan berbagai bentuk, antara lain bass, snare, tom-tom, cymbal dan lain-lain.

Drum memiliki berbagai bentuk dan ukuran yang berbeda, tergantung pada jenis musik yang digunakan.

Drum dapat dimainkan dengan satu atau dua tangan dan biasanya dimainkan dengan tongkat.

Drum juga hadir dalam berbagai warna, termasuk hitam, coklat, hijau, merah, dan kuning.

9. Cajon

Alat Musik Cajon

Cajon adalah alat musik ritmis kuno yang dimainkan dengan cara memukul permukaan kayu lapis, yang biasanya pemainnya dalam posisi menduduki Cajon.

Alat musik ini berbentuk kotak kubus yang terbuat dari lembaran tipis kayu atau triplek.

Ada beberapa potongan kayu lapis yang dipasang di semua sisi Cajon, dengan bagian belakang dibuat lubang.

Cajon dapat dimainkan dengan memukul permukaan bahan ini, yang membuatnya cukup mudah digunakan dan tidak memerlukan latihan untuk memainkannya.

Cajon adalah instrumen kuno yang telah berkembang dari waktu ke waktu di berbagai negara. Di Peru, biasanya digunakan sebagai instrumen akustik untuk musik pop.

Alat musik ritmis ini lebih kecil dan lebih kompak daripada instrumen lain, membuatnya lebih mudah untuk digunakan dan dibawa pulang bersama anda.

Cajon telah digunakan oleh musisi selama berabad-abad dan sekarang dapat ditemukan di banyak tempat berbeda di seluruh dunia.

10. Jimbe

Alat Musik Jimbe

Jimbe adalah alat musik ritmis yang berbentuk seperti gendang yang dimainkan dengan cara dipukul.

Jimbe diciptakan pada abad ke-12 dan popularitasnya mulai tumbuh pada tahun 1400-an.

Biasanya memiliki bentuk seperti cangkir yang bagian dalamnya dibuat kosong.

Bahan yang digunakan untuk membuatnya adalah dari kayu yang diukir secara manual atau melalui bantuan mesin.

Jimbe dapat dimainkan dengan kedua tangan dan dapat digunakan sebagai pengiring untuk instrumen lainnya.

Sedangkan bagian yang dipukul biasanya terbuat dari kulit binatang yang dikeringkan, banyak juga yang mulai menggunakan bahan sintetis.

Ini karena ada cara yang lebih baik untuk membuatnya dan biayanya lebih murah. Bahkan, kini banyak perusahaan yang menggunakan bahan sintetis dalam segala hal.

Bahan sintetis memiliki beberapa keunggulan dibandingkan bahan tradisional, seperti lebih kuat dan ringan.

Mereka juga dapat didaur ulang sehingga tidak berkontribusi terhadap perubahan iklim.

11. Guiro

Alat Musik Guiro

Di Republik Dominika, ada banyak alat musik yang berasal dari negara tersebut.

Salah satunya adalah Güiro, yang merupakan alat musik ritmis yang berasal dari Republik Dominika.

Ini memiliki bentuk yang mirip dengan parit dapur dan dapat dimainkan dengan garpu kawat atau pengikis dengan jangkauan yang bervariasi.

Untuk memainkan Güiro, anda cukup menggeseknya secara vertikal atau horizontal hingga mengeluarkan suara.

Baca :  Tari Jaipong: Sejarah, Pola Lantai, Keunikan Lengkap

Sapuan vertikal harus membuat kontak dengan senar di atas instrumen, sedangkan sapuan horizontal harus membuat kontak dengan salah satu dari kedua sisinya.

12. Kenong

Alat Musik Kenong

Kenong adalah pengisi harmonik dalam gamelan dan menekankan ritme.

Alat ini dimainkan dengan cara dipukul dengan alat pemukul kayu yang dililitkan pada kain.

Jumlah satu set kenong adalah 10 buah. Alat ini digunakan untuk mengisi celah atau kekosongan dalam melodi musik gamelan.

Kenong juga digunakan sebagai pengiring instrumen lain selama pertunjukan live.

13. Gender

Alat Musik Gender

Gender adalah instrumen perkusi logam yang memiliki 10 sampai 14 bilah logam kuningan bernada. Bilahnya digantungkan pada balok di atas resonator yang terbuat dari bambu atau seng.

Alat musik ritmis ini diketuk dengan pemukul bundar yang terbuat dari kayu yang dilapisi kain.

Gender memiliki skala yang berbeda, yang disetel untuk menciptakan suara ansambel. Setiap tangga nada memiliki dua bagian: bagian atas (melodi) dan bagian bawah (iringan).

14. Conga

Alat Musik Conga

Conga adalah alat musik ritmis yang bentuknya seperti gendang dan dipasang menggunakan besi. Ini banyak digunakan sebagai instrumen perkusi berirama dalam musik pop modern.

Conga modern sebagian besar terbuat dari serpihan kayu atau fiberglass, yang memberikan kualitas suara sedikit lebih dalam dan jangkauan daripada jenis conga lainnya.

Mereka juga dapat dimainkan dengan kedua tangan, membuatnya sempurna untuk band Jazz dan Fusion.

15. Bongo

Alat Musik Bongo

Bongo adalah alat musik ritmis yang dipukul dan terbuat dari kulit binatang dan dapat dipegang di antara kaki anda dengan drum kecil yang terselip di sebelah kiri.

Bongo dimainkan dengan dua tangan, dan ini adalah salah satu instrumen perkusi paling umum dalam musik tradisional Afrika.

Selain kemampuan beriramanya, Bongo juga memiliki suara unik yang bisa dinikmati semua kalangan.

16. Cowbell

Alat Musik Cowbell

Cowbell adalah instrumen ritmis yang dapat dimainkan dengan mudah dan populer karena suaranya.

Awalnya digunakan untuk memanggil sapi di pekarangan, namun lama kelamaan menjadi alat pelengkap dalam perkusi.

Alat musik ritmis ini dapat dimainkan dengan cukup mudah dan dapat terdengar seperti bunyi biasa jika dipukul dengan tongkat kayu.

17. Pandeiro

Alat Musik Pandiero

Pandeiro adalah alat musik ritmis yang dipegang dengan satu tangan dan dipukul dengan tangan lainnya untuk menghasilkan suara. Anda dapat memukulnya dalam pola bergantian menggunakan jari-jari anda.

Pandeiro memiliki drumhead yang dapat disesuaikan dengan bingkai logam yang disebut platinelas.

Platinelas inilah yang membuat pandeiro begitu unik, karena memberi anda kemampuan untuk menciptakan suara yang berbeda dengan memukulnya dengan cara yang berbeda.

18. Octoban

Alat Musik Octoban

Penggunaan Octoban didasarkan pada kemampuannya menghasilkan suara yang keras. Biasanya dimainkan dengan satu tangan karena butuh banyak latihan untuk mahir memainkannya.

Instrumen ini terdiri dari dua bagian: membran dan kepala drum. Membran terbuat dari fiberglass dan memiliki desain yang pas.

Untuk memainkannya, anda perlu memukul kepala drum dengan telapak tangan anda sehingga membran akan mengeluarkan suara yang keras.

19. Timbales

Alat Musik Timbales

Timbales adalah jenis alat musik yang dipukul dengan cara dipukul dengan tongkat. Alat musik ritmis ini memiliki bentuk seperti gendang, sehingga cocok untuk kegiatan perkusi.

Mereka dapat dimainkan bersama dengan instrumen lain atau sendiri, dan suaranya yang keras sangat bagus untuk salsa atau musik berbasis perkusi lainnya.

20. Kastanyet

Alat Musik Kastanyet

Kastanyet adalah jenis alat musik ritmis yang dimainkan dengan dua kepingan kayu keras atau gading.

Mereka sering digunakan untuk mengiringi tarian Spanyol, dan diyakini berasal dari Spanyol.

Alat musik ritmis ini biasanya dimainkan dengan meletakkannya di tangan kiri dan kemudian tangan kanan bertepuk tangan kiri memegang kastanye.

Pertanyaan Umum

  • Apa yang Dimaksud dengan Alat Musik Ritmis?

    Alat musik yang fungsinya untuk mengatur tempo irama laagu dan alat musik ini tidak bisa membunyikan nada-nada tententu.

  • Yang Termasuk Alat Musik Ritmis adalah?

    Yang terkenal di Indonesia adalah Drum, Cajon, Kendang dan Gong.

  • Sebutkan Tiga Alat Musik Ritmis?

    Triangle, Tifa, Jimbe.

  • Apa Fungsi Alat Musik Ritmis?

    Sebagai pengiring lagu, pengatur tempo, penanda untuk pemain musik, membantu koreografi dan untuk menyempurnakan sebuah instrumen.

  • Alat Musik Ritmis yang Memiliki Tuts adalah?

    Harmonika, Seruling dan Pianika.

  • Apakah Gitar Termasuk Alat Musik Ritmis

    Tidak. Gitar merupakan alat musik melodis

Itulah beberapa alat musik ritmis beserta gambar dan cara memainkannya. Walaupun serasa mudah dimainkan.

Namun anda tetap perlu berlatih secara mendalam, selain karena kebanyakan alat musik ritmis berfokus pada mengatur tempo, juga untuk berlatih menggabungkan dengan suara alat musik lain agar menciptakan musik yang bagus.

Sebarkan:

Tinggalkan komentar